STIPER Belitang Sukses Gelar PKKMB 2024: Membangun Agribisnis Berkelanjutan dari Lokal Menuju Global

Selasa, 10 Sep 2024 21:11
    Bagikan  
STIPER Belitang Sukses Gelar PKKMB 2024: Membangun Agribisnis Berkelanjutan dari Lokal Menuju Global
Dokumentasi

PKKMB STIPER Belitang, 6-8 September 2024.

NARASINETWORK.COM, OKU TIMUR  – Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Belitang telah sukses menyelenggarakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) pada tanggal 6-8 September 2024. Dengan tema “Agriku Agri Bangsa: Dari Lokal Menuju Global Membangun Agribisnis Berkelanjutan ”, acara nasional ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam kepada mahasiswa baru mengenai pentingnya peran agribisnis dalam pembangunan ekonomi.

Acara PKKMB yang berlangsung selama tiga hari ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa baru yang antusias. Kegiatan diawali dengan Perayaan hangat dari Kepala Yayasan ARWITHA STIPER Belitang, yang menekankan pentingnya integrasi ilmu pertanian dengan praktik agribisnis yang berkelanjutan. Kepala Yayasan ARWITHA STIPER Belitang juga menyampaikan harapan agar mahasiswa baru dapat menjadi agen perubahan yang mampu membawa inovasi dalam dunia pertanian.

Selama acara, peserta diberikan berbagai materi dan workshop yang melibatkan para ahli di bidang pertanian dan agribisnis. Diskusi interaktif tentang tantangan dan peluang dalam sektor pertanian global juga menjadi sorotan, dimana mahasiswa diajak untuk berkontribusi dalam menciptakan solusi yang relevan dan aplikatif.

Baca juga: HMI Cabang OKU Timur Kenalkan Organisasi kepada Mahasiswa Baru STIPER Belitang di PKKMB 2024

“Dengan tema ini, kami ingin menekankan bahwa pertanian tidak hanya menjadi urusan lokal, namun harus mampu bersaing di tingkat global. Mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan pemikiran yang kreatif dan inovatif untuk membangun agribisnis yang berkelanjutan,” ungkap Ketua Panitia PKKMB, Solehan, SP, M.Si. dalam konferensi pers setelah acara.

Acara ini ditutup dengan penampilan budaya lokal yang menggambarkan kekayaan agraris Indonesia, sekaligus mengajak mahasiswa untuk melestarikan dan melestarikan budaya serta sumber daya alam.

STIPER Belitang berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pengembangan sektor pertanian dan agribisnis di Indonesia, mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Dengan suksesnya PKKMB 2024, STIPER Belitang semakin menunjukkan dedikasinya dalam menciptakan generasi muda yang siap bersaing di era global serta berkontribusi dalam membangun agribisnis yang berkelanjutan.








Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Idul Fitri: Lebih dari Sekedar Ketupat dan Opor, Makna Silaturahmi yang Mendalam
Wawancara Tokoh : "Beyond the Canvas: Wayan Jengki Sunarta on Art, Literature, and Literacy"
Wawancara Tokoh : Melepas Jangkar di Bulan Ramadan D. Zawawi Imron, Kisah, Kata, dan Inspirasi
Aliansi Masyarakat Bandung Raya Gelar Aksi Mendukung Pengesahan UU TNI 
Jaringan Aktivis Muda Lintas Organisasi Beri Dukungan Untuk Tempo
SKUAD Indemo Kecam Teror : Solidaritas untuk Jurnalis Perempuan Tempo Cica dan Tim Bocor Alus
Solidaritas Mengalir Pasca Teror Tempo: Ancaman terhadap Kebebasan Pers dan Keselamatan Jurnalis
BREAKING NEWS- AHY Resmi Tunjuk Herman Khaeron Jadi Sekjen Demokrat 2025-2030, Gantikan Teuku Riefky Harsya
Wawancara Tokoh : Melestarikan Tari Pagellu' Tua Toraja bersama Hesti Nona Pala'langan   
Hesti Nona Pala'langan: Melestarikan Gellu' Toraja, Tari Tradisional yang Menawan   
Islam Kontekstual : Sebuah Tafsir yang Menyegarkan dari Sofyan RH Zaid
"Apabila Guru Tergantikan AI : Akankah Kemanusiaan Tetap Bertahan."
Hari Puisi Sedunia 2025: Merayakan Bahasa, Kreativitas, dan Kekuatan Kata-kata sebagai Terapi Diri
Dongeng: Jembatan Menuju Literasi Dini di Era Digital
Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2025, Herman Khaeron Dorong Inovasi Transportasi
UNUSIA Hadir di Pameran Prangko:  Menelusuri Sejarah dalam Sekeping Kartu Pos
Jakarta Storytelling Circle: Menggali Makna "Deep Water" dalam Perayaan #WorldStorytellingDay
Mengenang Wahyu Prasetya : Peringatan 7 Tahun Wafatnya Sang Penyair Malang   
Taman Ismail Marzuki Gelar Diskusi Sastra Buya Hamka,  Hadirkan Tokoh-tokoh Terkemuka
Hikmah Nuzulul Quran 2025 :  Menjadikan Al-Quran Benteng Diri